Sejarah yang Tak Jujur

Rabu, 12 Januari 20110 komentar


Sejarah, sebuah mata pelajaran yang kita pelajari bertahun-tahun di sekolah. Namun, tahukah Anda bahwa ada sejumlah materi sejarah yang sebetulnya penting untuk diketahui tapi tak tertulis dalam buku sejarah umum. Salah satunya adalah sejarah tentang peradaban Bani Umayah dan Abasiyah di Timur Tengah sebagai sebuah peradaban terbesar di masanya tak tertulis dalam buku sejarah, hanya dalam sejarah Islamlah kisah itu dapat kita ketahui. Bayangkan saja, pada masa kejayaannya, Bani Umayah yang merupakan sebuah imperium besar dengan wilayah membentang dari Spanyol di barat hingga India bagian barat di timur sama sekali tak disinggung dalam buku sejarah umum. Begitu pula dengan Bani Abasiyah yang meninggalkan begitu banyak ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat berharga untuk kehidupan kita di zaman modern ini. Kita justru belajar tentang suku Maya dan Inca di Peru yang sepertinya tidak memberikan banyak 'sumbangan' dan peran penting bagi kehidupan kita saat ini. Bukannya tak menghargai keberadaan mereka, tapi mengingat peran penting Bani Umayah dan Abasiyah dalam mencapai kehidupan modern saat ini tentunya lebih penting untuk diketahui. Kenapa kurikulum sejarah yang diajarkan di sekolah bisa seperti ini?
Lebih parah lagi, sejumlah ilmuwan mengemukakan sebuah teori yang dianggap sebagai kebenaran tapi tak ada dasar pasti untuk menyatakan itu sebagai sesuatu yang benar. Teori evolusi, itulah namanya, teori yang dikemukakan oleh Darwin dan para pendukungnya ini  telah membawa pengaruh besar terhadap kehidupan umat manusia di dunia ini. Mereka seakan melakukan pembodohan terhadap semua orang di bumi ini dengan membuat teori-teori tentang asal-usul segala sesuatu. Mereka menolak bahwa segala sesuatu di dunia ini diciptakan oleh Tuhan. Dengan segala argumennya mereka menyatakan bahwa evolusi merupakan sesuatu yang nyata telah terjadi sejak jutaan tahun silam. Pertanyaannya sekarang, akankah kita berevolusi menjadi makhluk lain di masa mendatang? Apakah tanda-tanda evolusi selanjutnya itu tampak saat ini?
 
http://edukasi.kompasiana.com
Tentu saja teori ini sangat berbeda dengan kisah sejarah umat manusia yang tertulis di dalam kitab suci, dimana Tuhan menciptakan manusia pertama langsung sebagai manusia dan tak diawali dari sebuah proses panjang dari seekor hewan menjadi manusia. Teori evolusi terus disebarluaskan selama puluhan bahkan ratusan tahun dan telah menyuburkan faham atheis. Kenapa?... karena mereka tidak percaya adanya Tuhan. Jika teori penciptaan yang dipercayai maka mau tidak mau mereka harus mengakui bahwa Tuhan itu ada. Angan-angan ini telah berhasil membuat banyak orang percaya bahwa evolusi adalah sebuah kejadian yang nyata. Padahal, seperti telah diungkapkan oleh  Adnan Oktar, seorang warga Turki yang lebih dikenal dengan nama  Harun Yahya, ada banyak bantahan yang bisa kita lempar dan membuat para pendukung teori itu tak dapat menjelaskannya. Sehingga para pendukung teori tersebut menolak diajak untuk berdebat tentang kebenaran teori mereka.
Jadi, marilah kita berpikir ulang jika mempercayai teori itu. Ingat, Tuhan telah berulang kali menunjukkan tanda-tanda kekuasaanya. Cobalah menelusuri tempat-tempat bekas umat-umat zaman dahulu yang disiksa oleh Allah, maka kita akan dapati bahwa banyak hal dalam sejarah umat manusia di masa lampau yang benar-benar sesuai dengan apa yang tertulis dalam kitab suci Alquran, subhanallah. Mari kita kembali ke jalan Allah dan meningkatkan iman serta ketaqwaan kita.

Share this article :

Poskan Komentar

Monggo bagi yang mau berkomentar, silakan mengisi kotak di bawah ini :)

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Yusuf Abdurrohman - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger