Keutamaan Haji

Rabu, 09 November 20110 komentar

Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang telah mampu. Oleh karena itu, meski begitu besar biaya yang harus dikeluarkan untuk beribadah haji, tetap saja setiap tahun jutaan orang dari seluruh penjuru dunia berbondong-bondong datang ke Mekah untuk beribadah haji. Bahkan karena diberlakukannya kuota untuk beribadah haji, antrean untuk berhaji bisa sampai bertahun-tahun.
Selain merupakan sebuah kewajiban, ibadah haji juga mendatangkan banyak keutamaan bagi orang yang mengerjakannya, antara lain
  1. Menjadi tamu kehormatan Allah
  2. Doanya maqbul, pahala biaya untuk berhaji dilipatgandakan, di dunia biaya untuk haji akan diganti oleh Allah sehingga hilang kefaqirannya
  3. Mendapat lipatan pahala di tanah haram, yaitu 1 rekaat sholat di masjidil haram = 100.000 rekaat sholat di luar masjidil haram
  4. Bisa berdoa di tempat-tempat mustajab yang ada di sekitar Mekah-Madinah
  5. Secara langsung telah membuktikan peninggalan-peninggalan dan tempat-tempat bersejarah dalam Islam, sehingga imannya menjadi lebih kuat
  6. Masih banyak lagi
Jamaah haji memenuhi Masjidil Haram 
sumber gambar: http://umustlucky.blogspot.com
Selain keutamaan-keutamaan di atas, beberapa ibadah yang dikerjakan dalam rangkaian ibadah haji juga memiliki keutamaan yang pol, antara lain
  1. Tawah di Baitullah --> memerdekakan 1 budak
  2. Mengusap Hajar Aswad --> kesalahannya dihapus
  3. Sholat di belakang Maqom Ibrahim --> memerdekakan 1 budak
  4. Sa’i --> memerdekakan 70 budak
  5. Wukuf --> semua dosa diampuni walaupun sebanyak hitungannya buih di lautan, pasir di dunia, maupun tetesan hujan dari langit
  6. Melontar Jumroh --> tiap 1 lemparan hilang 1 dosa besar
  7. Setiap langkah dalam berhaji ditulis 1 kebaikan dan dihapus 1 kesalahan
  8. Menyembelih hewan kurban --> tabungan di sisi Allah
  9. Tahalul --> setiap 1 rambut ditulis 1 kebaikan dan dihapus 1 kesalahan
Orang yang selesai beribadah haji bersih dari dosa sebagaimana ketika ia masih menjadi bayi yang baru saja dilahirkan oleh ibunya. Oleh karena itu, untuk mengisi lembaran baru kehidupan tersebut, seyogyanya diisi dengan amalan-amalan sholeh agar semakin mempertinggi derajatnya di sisi Allah, sehingga terjaga kebaikan hajinya hingga menjadi haji yang mabrur, bukan malah diisi dengan perbuatan-perbuatan maksiat yang akan kembali mengisi catatan amalnya dengan dosa dan pelanggaran. Adapun ciri-ciri orang yang hajinya mabrur adalah
  1. Hajinya menurut tuntunan Rasulullah SAW
  2. Hajinya tidak dicampuri dengan pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosa
  3. Dalam haji dan setelah pulang dari haji mempunyai jiwa senang menolong orang lain dan dermawan
  4. Akhlak, budi pekerti luhur, sopan, dan tata krama meningkat yang ditandai dengan ucapan yang baik dan lemah lembut
  5. Setelah pulang dari haji dalam urusan dunia lebih mutawariq (berhati-hati)
Bagi Anda yang sudah diqodar Allah untuk berhaji, jagalah kemabruran haji Anda, karena tak ada balasan bagi haji yang mabrur kecuali surga.



Share this article :

Poskan Komentar

Monggo bagi yang mau berkomentar, silakan mengisi kotak di bawah ini :)

pagead2.googlesyndication.com pagead2.googlesyndication.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Yusuf Abdurrohman - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger